Lokakarya Membuka Hati 1 & 2 Semarang 11 & 12 Mei 2019

Dengan sepenuh rasa syukur kepada Tuhan YME, Padmajaya Perwakilan Semarang akan mengadakan LOKAKARYA MEMBUKA HATI LEVEL 1 & 2 pada tanggal 11 & 12 Mei 2019 yang dapat diikuti oleh semua agama & usia 💕❤️

Informasi & Pendaftaran :

Paul Saerang 0817 0593 118
Arie Kristanto 0813 2568 7775
Dian Widianti 0811 2785 51

View this post on Instagram

Dengan sepenuh rasa syukur kepada Tuhan YME, Padmajaya Perwakilan Semarang akan mengadakan LOKAKARYA MEMBUKA HATI LEVEL 1 & 2 pada tanggal 11 & 12 Mei 2019 yang dapat diikuti oleh semua agama & usia 💕❤️ . HATI DAN KEPASRAHAN KEPADA TUHAN YME ADALAH KUNCI TERPENTINGNYA 💓 . Kita sering mengatakan Tuhan YME adalah Maha Pengasih. Apakah kita sudah benar – benar menyadari artinya? Apabila kita mengatakan Tuhan YME adalah Maha Pengasih dan lebih dekat kepada Tuhan YME adalah sesuatu yang baik, pastilah Tuhan membantu kita untuk lebih dekat kepada-NYA. Tetapi, sebagaimana telah dikatakan dalam kitab – kitab suci, lapangkanlah dadamu / bukalah hatimu, karena hati adalah kunci hubungan kepada Tuhan YME, apakah kita telah membuka hati kita cukup baik kepada Tuhan YME? Hati kita, adalah tempat bersemayamnya diri sejati ( baca buku HATI : Mengenal, Membuka, dan Memanfaatkannya yang bapak Irmansyah Effendi tulis dan telah terbit ). Bagian yang lain dari kita adalah daging dan darah yang berasal dari debu dan tanah. Hanya hati kita, di mana di dalamnya terdapat diri sejati kita yang adalah percikan-NYA yang dapat berkomunikasi kepada Tuhan YME. Oleh sebab itulah, sangat penting sekali untuk membuka hati kita dengan sebaik – baiknya kepada Tuhan YME. Selain membuka hati, kita juga perlu untuk pasrah kepada Tuhan YME. Pasrah memang haruslah dari hati. Pasrah dari otak, tidaklah dapat dikatakan pasrah. Inilah sebabnya kita dapat melihat banyak orang yang mengatakan telah memasrahkan masalah / emosinya terhadap orang lain, tetapi masih sering mengungkit masalah tersebut karena sebenarnya belum benar – benar dipasrahkan. Membuka hati belum berarti pasrah. Untuk contoh saja, apabila tangan kita kotor sehingga harus dicuci dengan sabun, dengan membuka hati kita menerima sabun tetapi hanya menerima saja. Dengan kepasrahan yang cukup baiklah kita dapat membiarkan juga sampai seluruh proses tangan kita dicuci dengan sabun sampai bersih terjadi dengan baik. (kutipan buku : *_ShingChi – Irmansyah Effendi – Penerbit Gramedia_* …halaman 168 – 170 💕 ) www.membukahati.com #padmajaya #membukahati #happy #happiness #semarang

A post shared by Padmajaya.PerwakilanSemarang (@padmajaya.semarang) on